Showing posts with label NTT. Show all posts
Showing posts with label NTT. Show all posts

Friday, 10 April 2015

Menyaksikan Serunya Aksi Ksatria Berkuda dalam Pasola

Menu sarapan yang disediakan tidak sempat saya santap, hanya dua potong pisang goreng dan secangkir teh hangat buru-buru saya habiskan karena mobil travel sudah standby di halaman hotel siap untuk berangkat. Saat itu sekitar pukul 8 pagi, penumpang hanya saya dan seorang ibu, mobil mulau meninggalkan Waitabula akan mengantakan saya dan penumpang lainnya ke Waikabubak. Hari itu akan diselanggarakan Pasola di Wanokaka, Sumba Barat yang memang menjadi tujuan utama saya datang ke Sumba.
Pasola di Sumba bisanya di gelar di bulan Februari dan bulan Maret setiap tahunnya, kali ini kesempatan saya bisa menykasikan Pasola pada bulan Maret kemarin.
Siap melemparkan tombak kayu ke arah lawan

Di tengah perjalanan, supir beberapa kali mampir menyemput penumpang lainnya. Obrolan saya dengan supir tentang Pasola dan rententan acara berkaitan dengan Pasola sudah dimulai sejak hari-hari sebelumnya. Kemarin sudah digelar Pajura di Lamboya yaitu semacam duel tangan kosong, sementara dini hari tadi juga dilaksankan penangkapan Nyale (sejenis cacing laut) di pantai Wanokaka seperti halnya tradisi "Bau Nyale" di sekitar pantai Kuta, Lombok Tengah.
Ahh,,, sayang sekali saya ketinggalan moment-monet rententan acara adat tersebut :(

Monday, 23 June 2014

Perjalanan Panjang Menuju Tanah Impian - Waerebo

Goncangan saat melintasi jalan yang rusak sesekali membangunkan saya dari tidur di dalam mobil yang sesak berisi 6 orang dan barang-barang. Saat mengarahkan pandangan keluar mobil, yang terlihat hanya gelap entah kami sedang melintas di perbukitan atau di tepi pantai larut malam itu. Perjalanan panjang dan melelahkan ini dimulai sejak subuh sebelum surya menyapa, berawal dari Maumere setelah beberapa kali mampir menyambangi tempat-tempat yang ada dalam travel plan kami. Waerebo sendiri sebenarnya tidak ada dalam travel plan kami dalam ekspediri jelajah Flores selama 5 hari ini, namun travel plan mendadak berubah tak lama setelah kami mendarat di Maumere.

Kemegahan Kampung Waerebo diantara pegunungan

Thursday, 29 August 2013

Menerjang Badai Demi Menengok Sang Naga Purba

"Haahh...?!" saya dan Dairy langsung saling bertatapan mendengar Binsar mengajak kami ke Pulau Komodo besok. Bukannya senang dengan ajakan tersebut, kami malah kaget karena sore tadi kami baru saja sampai Labuan Bajo setelah pulang dari Pulau Rinca dan Lenteng dengan penuh perjuangan menghadapi cuaca yang tidak bersahabat di laut. Om Frans yang tadi ikut bersama kami langsung menolak untuk ajakan tersebut sambil senyum-senyum melihat kami yang bingung karena tidak enak menolak ajakan Binsar. Binsar sendiri tidak ikut ke Lenteng dari Pulau Rinca karena saat kami berangkat dia sedang tidak enak badan (alasan) hehee..
Komodo Dragon